BEM TEKNIK UNIPA - Dalam rangka mewujudkan kampus hijau dan bebas dari sampah menuju Manokwari Nol Sampah, pemerintah kabupaten Manokwari melalui Dinas Lingkungan Hidup hari ini Sabtu, 28/12/2019 secara resmi memberikan bantuan satu unit kendaraan operasional motor tiga roda kepada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas Teknik Universitas Papua di depan halaman sekretariat BEM universitas Papua.
Penyerahan bantuan kendaraan ini diserahkan langsung oleh kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Manokwari Dr.Yonadab Sraun, S.Hut, SH, M.Si yang didampingi oleh kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Fredy Risamasu, S.Hut, M.Si kepada ketua BEM fakultas Teknik Universitas Papua Issac Minipko.
Bantuan satu unit kendaraan motor tiga roda ini merupakan hasil diplomasi ketua BEM fakultas Teknik dalam upaya mewujudkan program kerja BEM fakultas Teknik periode 2019-2020 yaitu Gerakan Revolusi Mental bagi mahasiswa fakultas Teknik. Di dalam program kerja gerakan revolusi mental ini terbagi menjadi 5 program kerja yakni
(1) program Teknik Melayani
(2) program Teknik Bersih
(3) program Teknik Tertip
(4) program Teknik Mandiri dan
(5) program Teknik Bersama
Kehadiran kendaraan operasional ini akan mewujudkan program Teknik Bersih, Teknik Melayani dan Teknik Tertip yang ketiga program kerja ini menjadi program prioritas dalam mewujudkan program BEM fakultas periode kerja ini, demikian disampaikan oleh ketua BEM fakultas Teknik Universitas Papua Issac C. Minipko saat menerima bantuan kendaraan motor tiga roda di depan halaman BEM universitas Papua.
Menurut Issac, mahasiswa juga punya peraan penting dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah sehingga perlu ada kerjasama yang harus dilakukan dengan berbagai pihak untuk mewujudkan program kerja pemerintah daerah setempat. Apalagi di dalam kampus ini mahasiswa harus belajar banyak melalui wadah organisasi kemahasiswaan yang sudah ada seperti BEM dan HMJ sehingga mahasiswa bisa belajar untuk bagaimana bisa dapat mengabdi kepada masyarakat, ungkap Issac.
Lanjut dia, selaku ketua BEM diri nya akan melakukan kerja sama dengan setiap BEM fakultas di kampus universitas Papua melalui dekan dan wakil dekan 3 guna mewujudkan program kerja seperti aksi bersih lingkungan kampus dan penghijauan kampus melaui fakultas masing-masing, ungkap pria berstatus alhi jenjang di program studi strata satu (S1) Teknik Informatika ini.
Ia menambahkan motor tiga roda ini akan difungsikan khusus untuk pengangkutan sampah di fakultas dan apabila ada fakultas lain yang ingin membutuhkan bantuan kendaraan untuk pengangkutan sampah maka BEM Teknik siap melayani. Untuk itu BEM Teknik akan berkoordinasi dengan setiap dekan dan wakil dekan 3 untuk MoU dalam kerjasama di lingkup Kampus Unipa, terutama untuk mewujudkan kampus Unipa menuju nol sampah dan kampus hijau.tutup Issac.
Dengan hadirnya kendaraan operasional ini mitra kerja BEM fakultas Teknik dan Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Manokwari akan terus bersinergi guna mewujudkan beberapa program kerja BEM fakultas teknik dan juga mendukung program kerja pemerintah daerah kabupaten Manokwari dalam menanggulangi sampah menuju Manokwari Nol Sampah, jelas Issac.
Kami merasa bangga karena ini juga merupakan bentuk kontribusi sebagai alumni kepada almamater nya oleh kepala Dinas Lingkungan Hidup karena bapak kepala dinas adalah alumyUnipa. Ini contoh yang baik oleh alumni terhadap almamater nya, kami salut dan berikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada bapak kepala dinas, sebut Issac dengan nada semangat.
Sementara kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Manokwari Dr.Yonadab Sraun saat menyerahkan kendaraan mengatakan, bantuan ini dari pemerintah kabupaten Manokwari melalui dinas Lingkungan Hidup karena Dinas Lingkungan Hidup yang menangani tentang sampah sehingga dengan harapan ada kerjasama dari BEM fakultas Teknik dan juga beberapa fakultas di kampus Unipa yang sudah mendapatkan bantuan kendaraan operasional seperti ini sehingga sama kita wujudkan Manokwari menuju Nol Sampah, lebih khusus di lingkungan kampus Unipa harus bersih, ungkap Dr.Yonadab Sraun.
Sebagai alumni dia juga berharap ada kerjasama yang baik dari fakultas fakultas yang sudah mendapatkan bantuan kendaraan agar bisa ada bekerjasama dengan fakultas yang belum dapat bantuan sehingga upaya untuk melakukan kebersihan di kampus Unipa ini bisa dilaksanakan dengan baik menuju kampus bebas sampah dan hijau, tutup Yonadab.
Selaku alumni, ini merupakan tanggung jawab dan beban moril kami untuk bagaimana alumni juga bisa turut memberikan kontribusi kepada almamater nya melalui program kerjasama dalam wujudkan pembangunan dalam kampus.ungkap pria alumni kehutanan Unipa ini.
Hal senada juga disampaikan oleh kepala bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Manokwari Fredy Risamasu, S.Hut, M.Si saat menyerahkan kendaraan tersebut kepada ketua BEM fakultas teknik. Menurut Fredy, untuk mengatasi persampahan di kota Manokwari ini perlu ada kerjasama dari semua pihak terutama mahasiswa. Karena mahasiswa merupakan agen perubahan maka mahasiswa harus memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui program kerja BEM sehingga mahasiswa bisa menambah wawasan saat kuliah dan juga tidak secara langsung mahasiswa memberikan kontribusi pembangunan terhadap pemerintah daerah di kota studi yang diikuti, ungkap Fredy yang alumni fakultas Kehutanan Unipa ini.
Lanjut Fredy, kendaraan yang diberikan ini sebagai bentuk mitra kerja antar pemerintah daerah kabupaten Manokwari yang mana setiap ada program aksi bersih lingkungan maka BEM dan kampus Unipa juga akan turut berpartisipasi untuk melakukan keberhasihan di lingkungan yang kita berada, seperti di kampus Unipa ya mahasiswa melakukan pembersihan dalam lingkungan kampus untuk wujudkan kampus bersih dalam artian bahwa itu sudah bagian dari mewujudkan Manokwari menuju Nol Sampah, jelas Fredy.
Dengan hadirnya beberapa kendaraan di kampus Unipa ini dapat membawa perubahan di dalam kampus Unipa serta mewujudkan program Manokwari BISA menuju Nol Sampah. (*Jimy)
Dinas LH Manokwari Berikan Bantuan Kendaraan Operasional Motor Tiga Roda Ke BEM Fakultas Teknik Unipa
Posted by BEM TEKNIK UNIVERSITAS PAPUA on Sabtu, 28 Desember 2019
![]() |
| Foto: Penyerahan bibit pohon ke fakultas peternakan oleh ketua BEM fakultas teknik universitas Papua yang diterima oleh dekan fakultas peternakan bapak Deny A Iyai, S.Pt, M.Sc Sabtu, 21/12/2019. |
BEM TEKNIK UNIPA - Guna mewujudkan program kerja Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas Teknik Universitas Papua, hari ini Sabtu, (21/12/2019) BEM fakultas teknik memberikan sejumlah bibit pohon ke beberapa fakultas sebagai bentuk pelayanan dan kerjasama untuk mewujudkan penghijauan di kampus universitas Papua (Unipa).
Pembagian bibit pohon di diserahkan ke fakultas peternakan dan fakultas pertanian sebagai tahap awal kerjasama yang dilakukan oleh BEM fakultas teknik karena ini baru pertama kali dilakukan oleh BEM teknik. Pemberian bibit ini merupakan inisiatif dari ketua BEM fakultas teknik guna wujudkan penghijauan kampus.
Issac Minipko selaku ketua BEM fakultas teknik Unipa mengatakan, jika kita mau memajukan kampus maka peran mahasiswa juga lebih penting untuk sama sama bergandengan tangan untuk memajukan pembangunan melalui program kerja BEM dan fakultas dan universitas harus kerja sama.
Menurut Issac, bibit pohon ini diserahkan oleh dinas Lingkungan Hidup kabupaten Manokwari atas usulan ketua BEM fakultas teknik untuk mewujudkan program kerja BEM fakultas teknik. Dalam program kerja BEM fakultas teknik adalah bagaimana BEM fakultas teknik melakukan gerakan revolusi mental di kampus Unipa dengan melakukan kegiatan kegiatan positif dan kreatif bagi mahasiswa, terang Issac.
Program BEM fakultas teknik yaitu Gerakan Revolusi Mental Mahasiswa fakultas Teknik yang di bagi dalam beberapa sub proker yaitu:
1. Program Kerja Teknik Melayani
2. Program kerja Teknik Bersih
3. Program kerja Teknik Mandiri
4. Program kerja Teknik Bersatu
Dari program kerja ini sudah kami laksanakan dan penyerahan bibit pohon ke beberapa fakultas ini merupakan program kerja Teknik melayani. Kami juga sudah melaksanakan beberapa program ini tidak ada dukungan dari pihak fakultas terutama wakil dekan yang membidangi kemahasiswaan, kami jalan dengan isi hati sendiri guna menghidupkan BEM fakultas teknik dan memberi semangat untuk mahasiswa yang lain.jelas Issac
Menurut Issac, jumlah bibit pohon yang kami terima dari dinas lingkungan hidup kabupaten Manokwari yaitu sebanyak 50 pohon terdiri dari rambutan 25 pohon dan mangga 25 pohon. Dari 25 pohon tanaman ini kami bagi ke dua fakultas masing-masing sebanyak 6 pohon yakni 3 pohon rambutan dan 3 pohon mangga. Selain kedua fakultas juga kami serahkan ke wakil rektor 1 dan wakil rektor 3 Unipa sebagai bentuk penghargaan kami kepada pimpinan universitas dan juga sebagai wujud kerjasama kami dengan pimpinan universitas dalam hal koordinasi untuk menjalankan roda OSM di tingkat fakultas maupun universitas, terang Issac.
Dekan fakultas peternakan universitas Papua Deny A Iyai, S.Pt, M.Sc saat menerima bibit pohon dari ketua BEM fakultas teknik mengatakan, sangat merasa bangga dengan gebrekan mahasiswa seperti ini karena menurutnya kegiatan BEM fakultas teknik ini sangat positif sekali dan ini teladan bagi semua BEM di lingkup universitas Papua dan patut dicontohi.
Menurut Deny, tanaman yang diberikan oleh BEM Teknik ini akan di tanam di fakultas sebagai bentuk penghargaan guna mewujudkan kampus hijau. Untuk mewujudkan kampus hijau itu kita harus memulai dari masing-masing fakultas dengan hal kecil yaitu seperti pembersihan halaman fakultas, tertipkan sampah sampah dan melakukan penanaman pohon di lingkungan fakultas sehingga fakultas terlihat bersih indah dan hijau, ungkap Deny saat menerima bibit pohon di kediamannya tadi siang.
BEM fakultas teknik juga akan mendapatkan bantuan bibit tanaman pohon dari dinas kehutanan provinsi Papua Barat tahun depan dan akan dibagikan juga ke beberapa fakultas lagi untuk sama sama kita mewujudkan kampus Unipa menuju kampus hijau.
Untuk fakultas teknik penanaman pohon akan dilakukan dalam bulan ini di halaman fakultas sebelum awal bulan tahun depan karena itu merupakan program kerja yang harus kita lakukan tahun ini.
(*Jimy)
BEM TEKNIK UNIPA
06.29
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Untuk mewujudkan kampus hijau, BEM Fakultas Teknik Menyerahkan Bibit Pohon ke beberapa fakultas di lingkup kampus Unipa.
Posted by BEM TEKNIK UNIVERSITAS PAPUA on Sabtu, 21 Desember 2019
![]() |
| Foto: Aksi Mahasiswa Tuntuk Dana OSM di depan halaman rektorat universitas Papua. |
BEM TEKNIK UNIPA - Setelah kurang lebih 3 tahun dana mahasiswa untuk keperluan organisasi kemahasiswaan tidak disalurkan hingga membuat aktivitas organisasi kemahasiswaan tidak berjalan normal baik di tingkat fakultas maupun universitas karena tidak di dukung baik oleh pihak fakultas maupun universitas terkait pendanaan.
Mulai sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 dana untuk keperluan organisasi belum di berikan oleh pihak universitas ke masing-masing organisasi struktural mahasiswa di tingkat fakultas.Padahal dana itu berasal dari uang SPP mahasiswa yang dibayarkan setiap semester maka wajib diberikan.
Untuk tahun 2019 baru di akomondir dari universitas ke masing-masing fakultas melaui wakil dekan 3, dan itupun terpaksa diberikan karena kami maupun proses secara hukum maka universitas ambil kebijakan untuk diberikan ke fakultas, ungkap Issac Minipko selaku ketua BEM fakultas Teknik Universitas Papua.
Menurut Issac, kenapa uang itu diberikan pas akhir semester dan sudah libur begini. Seharusnya sudah harus diberikan saat awal semester supaya mahasiswa bisa gunakan uang itu sesuai program kerja dari masing-masing BEM, ada apa dibalik ini? Apakah karena kami tuntut baru universitas keluarkan untuk menutupi rencana kami untuk proses secara hukum atau ada apa ini? Kami sangat menyesal dengan kinerja birokrasi di universitas ini, ungkap Issac.
Saya merasa keberatan kenapa sudah libur baru uang itu keluar dari keuangan universitas, seharusnya sudah harus dari awal semester setelah mahasiswa melakukan pembayaran SPP itu sudah bisa di sortir untuk diturunkan ke fakultas sesuai kebutuhan organisasi nya. Sayangnya kalau sekarang sudah libur baru diberikan ini mo pake untuk apa? dan laporan LPJ nya nanti buat bagaimana? tandas Issac.
Lanjut Issac, dana yang diturunkan itu untuk semester ini maka harus dipergunakan sampai habis dalam semester ini juga dan jangan simpan untuk semester depan karena akan berdampak kepada penyalahgunaan keuangan. Sehingga wakil dekan 3 yang menerima dana kemahasiswaan itu harus berhati-hati karena akan berdampak kepada penyalahgunaan, imbuhnya.
Khusus fakultas Teknik, uangnya sudah diserahkan ke wakil dekan 3 oleh wakil rektor 3 bidang kemahasiswaan pada hari Jumat, 20 Desember 2019 kemarin senilai Rp.17.000.000 (tujuh belas juta rupiah) maka dana itu harus di gunakan dalam semester ini dan tidak boleh digunakan semester depan itu nanti menjadi masalah. Kami dari BEM akan monitor terus maka wakil dekan harus koordinasi dengan BEM terkait penggunaan dana tersebut karena itu untuk kepentingan kebutuhan organisasi kemahasiswaan di fakultas, jelas Issac.
Ada pertanyaan besar kenapa dana itu bisa dikeluarkan akhir tahun begini setelah kami wacanakan untuk membuat laporan polisi dan buat aksi di depan rektorat universitas Papua lalu tidak lama dana dikeluarkan dari universitas. Kami berharap dana itu harus turun setiap awal semester supaya bisa dipergunakan sesuai keperluan organisasi,tandas Issac.
Tetapi untuk proses secara hukum akan kami lakukan untuk minta pertanggungjawaban penggunaan dana kemahasiswaan 3 tahun belakangan yang tidak diakomodir ke BEM. Maka proses penyelidikan akan kita lakukan sehingga semua harus jelas.tutup Issac.
(*Jimy)
![]() |
| Foto: Pertemuan antar dekanat fakultas teknik dan BEM dan DPMF teknik dalam rangka mempertanggung jawabkan laporan dana kemahasiswaan namun tidak ada jawaban. |
BEM TEKNIK UNIPA - Ketua BEM fakultas teknik universitas Papua Issac Minipko mengatakan sebelum libur dirinya bersama Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) fakultas teknik akan melayangkan surat kepada kantor Ombudsman RI wilayah Papua Barat guna melakukan investigasi terhadap keuangan di fakultas Teknik universitas Papua.
Kami sudah memberikan surat pemberitahuan dekan fakultas Teknik untuk meminta salinan laporan LPJ keuangan dana BEM dan HMJ di fakultas teknik tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan dari dekan fakultas maka kami anggap dekan lambat dalam menghadapi (slow respon) untuk kasus ini sehingga kami lebih baik minta pihak yang lebih berwajib untuk melakukan pemeriksaan ke fakultas.demikian disampaikan oleh ketua BEM fakultas Teknik universitas Papua.
Surat sudah kami layangkan ke dekan fakultas dan tembusan kepada rektor Unipa sebagai laporan sejak dua Minggu lalu namun belum ada tanggapan sehingga kami ambil langkah selanjutnya pada jalur hukum yang sebenarnya, ungkap Issac.
Kami telah temukan kejanggalan dalam penggunaan keuangan dana BEM dan HMJ di fakultas sejak tahun 2017 hingga 2019 sehingga kami meminta untuk segerah diperiksa semua, karena menurut data yang kami peroleh yaitu sejak tahun 2017 - 2018 ini BEM dan HMJ di fakultas teknik tidak berjalan dan sudah vakum selama 2 tahun namun laporan dana BEM dan HMJ telah di buat dan dinaikkan ke pihak universitas sedangkan OSM tingkat fakultas telah mati, ini menjadi pertanyaan besar laporan nya dibuat dari mana dan siapa ketua BEM dan HMJ yang tanda laporan tersebut sementara masa pengurus OSM universitas adalah satu tahun lamanya, maka itu patut dipertanyakan.papar Issac.
Sementara BEM fakultas periode 2019 - 2020 pun belum mendapatkan dana iuran kemahasiswaan dari pihak fakultas untuk keperluan organisasi kemahasiswaan di tingkat fakultas maupun jurusan ini sama sekali belum kami terima dari wakil dekan 3 fakultas. Menurut Issac seharusnya dana pengembangan organisasi kemahasiswaan sudah seharusnya diberikan ke mahasiswa untuk kepentingan organisasi, dan wajib diberikan karena itu berada dari dana SPP yang dibayar oleh mahasiswa sehingga kami berharap untuk dapat guna kepentingan pengembangan kreativitas mahasiswa di lingkungan fakultas dan jurusan, jelas Issac.
Menurut Issac, salah satu syarat penilaian suatu akreditasi fakultas atau program studi h adalah kegiatan kemahasiswaan di tingkat fakultas dan jurusan sehingga ini menjadi poin penting yang musti dekan dan para wakil dekan harus menggakomondir di fakultas. Jika tidak maka selama ini semua laporan akreditasi program studi hanya sebagai formalitas yang dilakukan untuk kepentingan sesaat saja. Hal ini yang harus diperhatikan oleh dekan dan para wakil dekan karena sesuai realita tidak ada kegiatan kemahasiswaan yang didukung di fakultas lalu se enak enak nya mengatasnamakan mahasiswa lalu membuat laporan tanpa pengetahuan wadah resmi organisasi kemahasiswaan di tingkat fakultas. Jika itu di sediliki dengan baik maka semua data yang dilakukan ini siluman dan palsu.ungkap Issac.
Kami sudah memberikan kesempatan untuk menyelesaikan secara kekeluargaan di tingkat fakultas namun pihak senat fakultas tidak menanggapi maksud kami maka saat ini kami akan minta pihak berwajib untuk segera melakukan investigasi di fakultas teknik. Selain Ombudsman juga kami akan menyurati ke kasat Reskrim polres Manokwari untuk turut melakukan investigasi bersama dengan Ombudsman RI Papua Barat, ungkap Alberth Rumbarar selaku ketua DPM fakultas teknik.
Menurut Albert ketidak jelasan keuangan kemahasiswaan di lingkungan fakultas teknik merupakan indikasi korupsi Struktural yang sedang dimainkan dari tahun ke tahun sehingga hama hama seperti ini harus dibasmikan sehingga tidak merugikan banyak mahasiswa terutama mereka yang terlibat dalam organisasi kemahasiswaan di lingkup fakultas maupun jurusan. Kami tidak bisa membiarkan hal ini terus terjadi di fakultas teknik maka saya sebagai wadah eksekutif mahasiswa fakultas saya perintahkan saudara ketua BEM untuk segerah membuat surat ke pihak Ombudsman dan Reskrim Manokwari untuk melakukan investigasi di fakultas, tandas Albert.
(*Jimy)
BEM TEKNIK UNIPA
21.21
New Google SEO
Bandung, Indonesia
BEM Teknik Siap Layangkan Surat Ke Ombudsman PB dan Reskrim Polres Manokwari
Posted by BEM TEKNIK UNIVERSITAS PAPUA on Senin, 16 Desember 2019
Postingan Populer
-
Foto: Penyerahan bibit pohon ke fakultas peternakan oleh ketua BEM fakultas teknik universitas Papua yang diterima oleh dekan fakultas pet...
-
DAFTAR BEASISWA 2019 dan BEASISWA 2020 Berikut ini merupakan Daftar Beasiswa 2019 – 2020 beserta informasi singkat mengenai penye...
-
Foto: OSM Unipa lakukan orasi di depan rektorat Unipa pada hari Senin, 16-12-2019 BEM TEK NIK UNIPA - Sejumlah mahasiswa universitas P...
-
Foto: Aksi Mahasiswa Tuntuk Dana OSM di depan halaman rektorat universitas Papua. BEM TEK NIK UNIPA - Setelah kurang lebih 3 tahun da...
-
Foto: Pembibitan pohon Mangga dan Rambutan Okulasi oleh Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Manokwari Jumat, 13 Desember 2019 BEM Te knik U...






