![]() |
| Foto: Aksi Mahasiswa Tuntuk Dana OSM di depan halaman rektorat universitas Papua. |
BEM TEKNIK UNIPA - Setelah kurang lebih 3 tahun dana mahasiswa untuk keperluan organisasi kemahasiswaan tidak disalurkan hingga membuat aktivitas organisasi kemahasiswaan tidak berjalan normal baik di tingkat fakultas maupun universitas karena tidak di dukung baik oleh pihak fakultas maupun universitas terkait pendanaan.
Mulai sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 dana untuk keperluan organisasi belum di berikan oleh pihak universitas ke masing-masing organisasi struktural mahasiswa di tingkat fakultas.Padahal dana itu berasal dari uang SPP mahasiswa yang dibayarkan setiap semester maka wajib diberikan.
Untuk tahun 2019 baru di akomondir dari universitas ke masing-masing fakultas melaui wakil dekan 3, dan itupun terpaksa diberikan karena kami maupun proses secara hukum maka universitas ambil kebijakan untuk diberikan ke fakultas, ungkap Issac Minipko selaku ketua BEM fakultas Teknik Universitas Papua.
Menurut Issac, kenapa uang itu diberikan pas akhir semester dan sudah libur begini. Seharusnya sudah harus diberikan saat awal semester supaya mahasiswa bisa gunakan uang itu sesuai program kerja dari masing-masing BEM, ada apa dibalik ini? Apakah karena kami tuntut baru universitas keluarkan untuk menutupi rencana kami untuk proses secara hukum atau ada apa ini? Kami sangat menyesal dengan kinerja birokrasi di universitas ini, ungkap Issac.
Saya merasa keberatan kenapa sudah libur baru uang itu keluar dari keuangan universitas, seharusnya sudah harus dari awal semester setelah mahasiswa melakukan pembayaran SPP itu sudah bisa di sortir untuk diturunkan ke fakultas sesuai kebutuhan organisasi nya. Sayangnya kalau sekarang sudah libur baru diberikan ini mo pake untuk apa? dan laporan LPJ nya nanti buat bagaimana? tandas Issac.
Lanjut Issac, dana yang diturunkan itu untuk semester ini maka harus dipergunakan sampai habis dalam semester ini juga dan jangan simpan untuk semester depan karena akan berdampak kepada penyalahgunaan keuangan. Sehingga wakil dekan 3 yang menerima dana kemahasiswaan itu harus berhati-hati karena akan berdampak kepada penyalahgunaan, imbuhnya.
Khusus fakultas Teknik, uangnya sudah diserahkan ke wakil dekan 3 oleh wakil rektor 3 bidang kemahasiswaan pada hari Jumat, 20 Desember 2019 kemarin senilai Rp.17.000.000 (tujuh belas juta rupiah) maka dana itu harus di gunakan dalam semester ini dan tidak boleh digunakan semester depan itu nanti menjadi masalah. Kami dari BEM akan monitor terus maka wakil dekan harus koordinasi dengan BEM terkait penggunaan dana tersebut karena itu untuk kepentingan kebutuhan organisasi kemahasiswaan di fakultas, jelas Issac.
Ada pertanyaan besar kenapa dana itu bisa dikeluarkan akhir tahun begini setelah kami wacanakan untuk membuat laporan polisi dan buat aksi di depan rektorat universitas Papua lalu tidak lama dana dikeluarkan dari universitas. Kami berharap dana itu harus turun setiap awal semester supaya bisa dipergunakan sesuai keperluan organisasi,tandas Issac.
Tetapi untuk proses secara hukum akan kami lakukan untuk minta pertanggungjawaban penggunaan dana kemahasiswaan 3 tahun belakangan yang tidak diakomodir ke BEM. Maka proses penyelidikan akan kita lakukan sehingga semua harus jelas.tutup Issac.
(*Jimy)
Dana BEM Baru Turun Ke Fakultas, ada apa dibalik itu?
Posted by BEM TEKNIK UNIVERSITAS PAPUA on Sabtu, 21 Desember 2019
![]() |
| Foto: Bimtek Keterbukaan Informasi Publik Oleh KOMINFO Provinsi Papua Barat 25-26 Novermber 2019 |
BEM TEKNIK UNIPA - Menyikapi pengtingnya keterbukaan informasi Publik atau Pejabat Pengelolah Informasi dan Dokumentasi (PPID) pada setiap instasi, maka Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Papua Barat melakukan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) tentang Penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP) pada Organisasi Perangkat Daerah di lingkup pemerintah provinsi Papua Barat.
Dalam kegiatan bimtek yang dilaksanakan selama dua hari ini dapat memberikan gambaran umum terkait bagaimana OPD memberikan peran penting dalam dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab unutk memberikan informasi kepada publik terkait data-data yang diinformasikan ke publik.
Issac Minipko selaku ketua BEM fakultas Teknik universitas Papua selaku peserta bimtek mengatakan, keterbukaan informasi publik sangat pentingkat untuk kalangan masyarakat umum tentang informasi hak hak masyarakat dimana pemerintah harus membuka secara seluas-luasnya agar dapat diketahui oleh semua orang. Issac pun mengharapkan penyampaian keterbukaan informasi publik ini perlu dilakukan di kampus universitas Papua sehingga civitas akademika kampus harus mengetahui tentang fungsi dan tugasnya masing-masing. Misalnya hak hak mahasiswa yang selama ini belum perna disampaikan ke publik terkait penggunaan dana BEM, UKM dan HMJ di tingkat universitas, fakultas dan jurusan sehingga mahasiswa bisa mengetahui secara terbuka.
Selaku ketua BEM fakultas Teknik, dirinya mengaku sampai saat inu dana pengelolaan BEM belum diberikan ke BEM fakultas teknik untuk pengembangan organisasi kemahasiswa, padahal dana Organisasi Struktural Mahasisa (OSM) kampus merupakan hak mutlak yang wajib diterima setiap tahun maka itu dirinya berharap perlu ada keterbukaan informasi publik oleh senat fakultas maupun universitas agar mahasiswa dapat mengetahui hak hak mereka. Untuk selaku ketua BEM Issac mengaku dirinya telah berkoordinasi dengan kepala dinas Kominfo Papua Barat untuk memberikan sosialisasi tentang keterbukaan informasi publik di kampus Unipa lebih khusus di fakultas Teknik.
Sementara kepala Seksi Komisi Penyiaran Informasi Publik dinas Komunikasi dan Informasi Papua Barat disela sela kegiatan bimtek mengatakan pihaknya juga akan membuat sosialisasi tentang keterbukaan informasi publik kampus Unipa. Ia mengatakan, pihak akan ke kampus Unipa untuk melaksanakan sosialisasi karena permintaan dari BEM fakultas Teknik untuk memberikan sosialisasi di fakultas sehingga pihaknya akan berkorrdinasikan ke kepala dinas untuk diprogramkan kedalam rencana kerja lalu dilaksanakan. (*)
BEM TEKNIK UNIPA
22.08
New Google SEO
Bandung, IndonesiaIssac Minipko selaku ketua BEM fakultas Teknik universitas Papua selaku peserta bimtek mengatakan, keterbukaan informasi publik sangat pentingkat untuk kalangan masyarakat umum tentang informasi hak hak masyarakat dimana pemerintah harus membuka secara seluas-luasnya agar dapat diketahui oleh semua orang. Issac pun mengharapkan penyampaian keterbukaan informasi publik ini perlu dilakukan di kampus universitas Papua sehingga civitas akademika kampus harus mengetahui tentang fungsi dan tugasnya masing-masing. Misalnya hak hak mahasiswa yang selama ini belum perna disampaikan ke publik terkait penggunaan dana BEM, UKM dan HMJ di tingkat universitas, fakultas dan jurusan sehingga mahasiswa bisa mengetahui secara terbuka.
Selaku ketua BEM fakultas Teknik, dirinya mengaku sampai saat inu dana pengelolaan BEM belum diberikan ke BEM fakultas teknik untuk pengembangan organisasi kemahasiswa, padahal dana Organisasi Struktural Mahasisa (OSM) kampus merupakan hak mutlak yang wajib diterima setiap tahun maka itu dirinya berharap perlu ada keterbukaan informasi publik oleh senat fakultas maupun universitas agar mahasiswa dapat mengetahui hak hak mereka. Untuk selaku ketua BEM Issac mengaku dirinya telah berkoordinasi dengan kepala dinas Kominfo Papua Barat untuk memberikan sosialisasi tentang keterbukaan informasi publik di kampus Unipa lebih khusus di fakultas Teknik.
Sementara kepala Seksi Komisi Penyiaran Informasi Publik dinas Komunikasi dan Informasi Papua Barat disela sela kegiatan bimtek mengatakan pihaknya juga akan membuat sosialisasi tentang keterbukaan informasi publik kampus Unipa. Ia mengatakan, pihak akan ke kampus Unipa untuk melaksanakan sosialisasi karena permintaan dari BEM fakultas Teknik untuk memberikan sosialisasi di fakultas sehingga pihaknya akan berkorrdinasikan ke kepala dinas untuk diprogramkan kedalam rencana kerja lalu dilaksanakan. (*)
Keterbukaan Informasi Publik Perlu Menjadi Peran Utama Dalam Setiap Birokrasi Pemerintahan Maupun Swasta
Posted by BEM TEKNIK UNIVERSITAS PAPUA on Senin, 25 November 2019
Postingan Populer
-
Foto: Penyerahan bibit pohon ke fakultas peternakan oleh ketua BEM fakultas teknik universitas Papua yang diterima oleh dekan fakultas pet...
-
DAFTAR BEASISWA 2019 dan BEASISWA 2020 Berikut ini merupakan Daftar Beasiswa 2019 – 2020 beserta informasi singkat mengenai penye...
-
Foto: OSM Unipa lakukan orasi di depan rektorat Unipa pada hari Senin, 16-12-2019 BEM TEK NIK UNIPA - Sejumlah mahasiswa universitas P...
-
Foto: Aksi Mahasiswa Tuntuk Dana OSM di depan halaman rektorat universitas Papua. BEM TEK NIK UNIPA - Setelah kurang lebih 3 tahun da...
-
Foto: Pembibitan pohon Mangga dan Rambutan Okulasi oleh Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Manokwari Jumat, 13 Desember 2019 BEM Te knik U...



